Pengumuman

Pemprov Sumbar Bahas Digitalisasi Green Technology untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

10-11-2025


Padang — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat pembahasan Digitalisasi Green Technology Berbasis Artificial Intelligence di Aula Rapat Gubernur Sumbar, Senin (10/11).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah dinas teknis pelaksana, dipimpin oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos, M.Si, serta mendapat sambutan langsung dari Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P.

Dalam kegiatan ini, Dr. Eng. Jaswar Koto, M.Eng, Sc., IPU, ASEAN Eng. memaparkan secara komprehensif konsep dan arah pengembangan Digitalisasi Green Technology berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Program ini diinisiasi untuk mendukung peningkatan perekonomian, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan teknologi digital yang ramah lingkungan.

Perencanaan tersebut mencakup 10 program utama yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, termasuk Bapenda, serta sejumlah instansi teknis lainnya.
Setiap OPD akan berperan sesuai kewenangan dan kapasitasnya dalam mengembangkan sistem digital yang terintegrasi untuk menunjang pelayanan publik dan peningkatan pendapatan daerah.

Salah satu pembahasan penting dalam rapat ini adalah strategi optimalisasi pendapatan daerah melalui digitalisasi sistem penyaluran BBM bersubsidi.
Dalam konsep yang sedang dirancang, sistem tersebut akan tersinkronisasi dengan data kepemilikan kendaraan dan status wajib pajak.
Melalui mekanisme ini, pengguna kendaraan yang bukan pemilik sah atau memiliki kendaraan berstatus mati pajak tidak dapat mengisi BBM bersubsidi, dan akan diarahkan untuk menggunakan BBM non-subsidi.

Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat sistem pengawasan dan efisiensi penerimaan daerah dengan dukungan teknologi digital.

“Pemanfaatan teknologi cerdas tidak hanya memudahkan pelayanan, tetapi juga memastikan potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan secara transparan dan berkeadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., dalam sambutannya mendorong dan mendukung penuh perencanaan serta pengembangan program-program digital berbasis green technology ini.
Beliau menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menekankan efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan lingkungan.

“Pemerintah Provinsi siap mendukung penuh agar perencanaan ini dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas OPD. Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur Mahyeldi.

 

Melalui inisiasi Digitalisasi Green Technology Berbasis Artificial Intelligence ini, Pemprov Sumbar menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang ramah lingkungan, memperkuat sinergi antar-OPD, dan menghadirkan inovasi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.